Aryanto Ciptakan Formula Kompor Minyak Nyala Biru

0
2822

ARYANTO Misel, warga jalan Ki Jaka No. 14 Desa Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon berhasil menciptaakan formula untuk campuran solar sebagai bahan bakar kompor pengganti minyak tanah dengan menghasilkan api warna biru layaknya menggunakan gas elpiji.

Aryanto saat ditemui di kediamannya, Selasa (3/6), mengatakan apa yang ia ciptakan berawal dari sering kali masyarakat merasa kebingunan lantaran sulitnya mencari gas elpiji 3 kg.

“Seringnya masyarakat mencari gas 3 kg membuat saya terpanggil untuk membuat solusi permaslahan tersebut,” jelas penemu pertama minyak diesel (misel) di Indonesia ini.

Ia kemudian memutar otak untuk menghidupkan kembali kompor minyak sebagai solusi kelangkaan gas, tetapi kendalanya adalah minyak tanah yang saat ini langka di pasaran sehingga bagaimana minyak tanah bisa diganti dengan solar tetapi asumsi pemakaiannya jauh lebih menghemat serta nyala api kompor juga layaknya kompor gas yang menyala biru tanpa mengeluarkan asap.

“Secara ilmiah kompor tidak bisa menggunakan bahan bakar solar karena struktur solar lebih tinggi daripada minyak tanah, sebab minyak solar mengandung paraffin sehingga sifatnya lebih kental dan jika digunakan untuk kompor akan mengeluarkan asap hitam serta nyala api merah dan sumbu kompor akan cepat habis,” jelasnya.

Dari hasil uji coba yang dilakukannya tersebut ditemukan formula amirin sebagai pencampur solar untuk mengurai kekentalan serta bisa manghasilkan api untuk kompor yang sudah dimodif dengan sumbu khusus yang dapat menghasilkan warna api biru serta tanpa asap serta bisa menghemat kantong ibu rumah tangga jika harus menggunakan kompor dengan bahan bakar minyak tanah ataupu menggunakan gas elpiji dan terpenting jauh lebih aman karena jauh kemungkinan kompor terbakar.

“Tiiga keunggulan yang diperoleh adalah ap ibiru tanpa asap, lebih hemat dari minyak tanah atau gas dan lebih aman karena jauh kemungkinan kompor terbakat,” paparnya.

Dalam asumsi hitungan penghematan jika menggunakan kompor tersebut, Aryanto membandingkan kompor gas isi 3 kilogram jika dinyalakan penuh akan habis selama 5 jam sementara jika menggunakan kompor menggunakan solar yang dicampur formula amirin solar sebanayak 1,5 liter yang ditetes amirin bisa menyala hingga 10 jam, atau bisa menghemat dua kali lipat dibandingkan menggunakan gas.

“Asumsi hitungan tersebut kita gunakan harga solar yang non subsidi sudah bisa menghemat 50 persen dibandingkan jika kita menggunakan gas, jelas ini sebagai solusi ditengah kelangkaan gas yang lebih nekonomis,” pungkasnya. (Wawi/CNC)

Komentar Anda

komentar

BAGIKAN