Ciberes Meluap, Empat Desa di Waled Terendam

0
259

WALED, (CNC).- Hulu sungai Ciberes yang ada di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon kembali meluap, yang mengakibatkan sedikitnya empat desa terendam sejak Sabtu malam (11/3/2017) hingga Minggu siang (12/3/2017).

Disaster Management Petakala Grage, Deddy Madjmoe menjelaskan empat desa terdampak banjir yakni Desa Ambit, Ciuyah, Mekarsari dan Desa Gunungsari Kecamatan  Waled.

“Intensitas hujan tinggi dihulu Sungai Ciberes yaitu Kabupaten Kuningan yang mengakibatkan meluapnya Sungai Ciberes mulai hari Sabtu malam hingga minggu siang dan masih terdapat genangan lumpur d ibeberapa desa,” ungkapnya.

Atas kejadian banjir tersebut ratusan rumah di empat desa yakni  di Desa Ciuyah ada 3 Blok yang terdampak banjir yaitu Blok 1 sebanyak 200 rumah, Blok 2 sebanyak 45 rumah dan Blok 3 sebanyak 230 rumah, Desa Ambit Dusun Kliwon RW 04 RT 1, 2, 3, 4 & 5 600 rumah tergenang air, serta 69 hektar sawah dan 40 hektar kebun terendam, Desa Mekarsari terdampak dilima Dusun yiatu, Dusun Kliwon  RT 03, RT 02, Dusun Manis RT 6, 7, 8 & 9, Dusun Pahing RT 10, 11, 12 & 13, Dusun Pon RT 14, 15, 16 & 17,Dusun Wage RT 04. 05 & 18 sebanyak 502 rumah tergenang, sekolah satu unit, balai desa, masjid, 9 mushola, jalan 8 km, sawah 21 hektar, dan kebun 4 hektar, Desa Gunungsari sebanyak 510 rumah terendam  di Dusun I, II, III & IV di empat RT, mushola 10 unit, jalan desa 800 meter.

“Selain merendam pemukiman warga, banjir bandang inipun merendam sawah dan kebun, para pengungsi mengungsi kerumah saudara dan tetangga yang rumahnya lebih tinggi,” papar Deddy.

Sementara itu Sekdes Ciuyah Sutara menambahkan, bahwa Tinggi Muka Air (TMA) di pemukiman sekitar 50cm-180cm, kebanyakan warga yang mempunyai sawah tidak dapat menyelamatkan hasil padinya yang baru dipanen dan masih disimpan disawah, dipaparkannya banjir kali ini adalah yang kelima di tahun 2017 sementara pada tahun 2016 telah terjadi sebanyak 17 kali banjir bandang, untuk itu pihaknya berharap segera adanya penanganan banjir tersebut.

“Kita berharap secepatnya untuk segera dilakukan pengerukan dan pembuatan tanggul sungai Ciberes, upaya warga atas wilayah yang menjadi langganan banjir saat ini warga sudah melakukan upaya PRB sebelum banjir datang dengan membuat pintu pintu dan jendela khusus,” jelasnya. (Wawi/CNC)

Komentar Anda

komentar

BAGIKAN