Sabtu, 25 Mei 2013 19:55 WIB

RSS Facebook Twitter Linkedin Digg Yahoo Delicious

Berita Sebelumnya

09 Juli 2012, 20.24 | CNC - 007
khamarul-potensi-atlet-junior-harus-dikembangkanBANDUNG, (CNC).- Potensi atlet yang berlaga pada ajang Pekan...
150 0 0
22 November 2012, 23.07 | CNC - 007
hero--yandu-harus-lebih-optimalGEGESIK, (CNC).- Perayaan ulang tahun 1 tahun pelaksanaan...
131 0 0

Dunia Pendidikan

18 Februari 2012, 13.06 | CNC - 007
teater-awal-selenggarakan-festival-teater-pelajar-cirebon KESAMBI, (CNC).- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Awal...
960 0 1
09 April 2012, 21.29 | CNC - 007
smanda-jawara-lomba-olimpiade-sains-nasional KESAMBI, (CNC).- SMA Negeri 2 Cirebon meraih juara umum dalam...
1401 0 1
Sabtu, 19 Mei 2012 08:37 WIB

Andri Gunawan, “Bellboy” dan Tari Topeng

CNC -  007
(0 votes)
Andri Gunawan Andri Gunawan

TIGA buah patung penari topeng yang berdiri di jalan lingkar Kebumen Kota Cirebon, menjadi salah satu inspirasi dan dorongan kuat bagi Andri Gunawan (19 tahun) untuk ikut melestarikan seni tari topeng khas Cirebon. Tepatnya tujuh tahun silam, saat Andri diterima menjadi murid di SMPN 16 Cirebon, dorongan itu datang.

Ketiga patung tersebut memang berdiri di depan sekolahnya. Dalam benaknya, tari topeng tidak boleh hanya menjadi ikon kota budaya saja layaknya patung itu. Namun, tari topeng seyogyanya menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan kehidupan masyarakat Cirebon.

Walaupun ia galau, apakah pantas seorang laki-laki menjadi penari topeng? Namun karena dorongan tersebut semakin kuat, ia lalu memilih untuk bergabung di salah satu ekstrakurikuler di sekolahnya khusus belajar menekuni seni tari topeng. Hingga kini saat usianya memasuki 19 tahun, seni topeng Cirebon telah melekat pada dirinya, bahkan di sela-sela kesibukannya sebagai bellboy Bentani Hotel Cirebon, ia sempatkan mengajar tari topeng di beberapa sekolah yang ada di Cirebon.

Di tempat kerjanya, ia pun kerap tampil khususnya di depan para wisatawan mancanegara yang tengah singgah dan istirahat di hotel dimana ia bekerja selama dua tahun. Seperti yang ia lakukan, Jumat (18/5) malam, tampil di depan 21 para wisatawan asal Belanda dan Amerika.

Penampilan Andri cukup mendapat apresiasi dari para bule. Bahkan beberapa wisawatan ikut menari dan memintanya untuk foto bersama layaknya selebriti. “Saya bangga bisa menghibur para wisawatan, sekaligus memperkenalkan seni tari topeng khas Cirebon,” ujar Andri kepada CNC, usai dirinya tampil Jumat (18/5) malam. “Ini penampilan saya yang keempat kalinya menghibur para tamu. Malam ini saya bawakan tari topeng Kelana,” lanjut pria alumni SMKN 2 Cirebon.

Andri sangat menyukai tarian jenis Kelana. Tarian ini ia selalu bawakan saat diminta tampil. “Dengan topeng warna merah mewakili karakter angkuh berangasan, tempramental dan tidak sabaran. Saya berharap para generasi muda Cirebon mau melestarikan dan mengembangkan tari topeng,” pungkas Andri, yang tercatat sebagai warga Desa Klayan Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon. (Yadi/Job)

3 comments

  • Comment Link riri Minggu, 03 Maret 2013 12:45 WIB Ditulis oleh: riri

    pencapaian yang baguuss.. ,
    sukses terus,, ,
    karena kalau bkan kita siapa lagii.. .
    jangan biarkan identitas bangsa kita di ambil bangsa lain..

  • Comment Link edelweiz Minggu, 20 Mei 2012 17:26 WIB Ditulis oleh: edelweiz

    Ternyata masih ada pemuda yang masih peduli pada kesenian &kelestarian daerah. Tetap semangat de...

  • Comment Link Pelajarindo Sabtu, 19 Mei 2012 18:34 WIB Ditulis oleh: Pelajarindo

    Layak dilestarikan, nggak bakal ketahuan laki-laki atau perempuan, khan pake topeng yak

Komentar


 
IKLANKAN PRODUK/USAHA ANDA BERSAMA KAMI Hubungi 081222175409 e-Mail: iklan@cirebonnews.com