BANDUNG, (CNC).- Sebanyak 30 persen pemilih di Kota Kembang tidak menggunakan hak pilihnya alias golput pada Pilgub Jabar 24 Februari lalu. Jumlah tersebut setara dengan 517.990 pemilih. Yang lebih mengagetkan lagi, angka tersebut jauh lebih besar dari perolehan suara semua kandidat. Untuk sang pemenang Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar saja, hanya memperoleh 372.865 suara.
Peringkat kedua diraih psangan Dede Yusuf-Lex Laksamana dengan 356.958 suara. Sementara di posisi ketiga Rieke-Teten Masduki mendapat 342.079 suara. Peringkat keempat Yance-Tatang meraih 47.542 suara, dan peringkat lima Dikdik-Toyib yang hanya memperoleh 29.599 suara.
Hal tersebut terungkap setelah KPU Kota Bandung menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Jabar di Hotel Lingga, Bandung, Jumat (1/3). Komisioner KPU Kota Bandung Evi Ariadne Shinta, membacakan hasil keseluruhan rekapitulasi suara masing-masing pasang calon. Dari jumlah pemilih di Kota Bandung yang mencapai 1.703.409, yang menggunakan hak pilihnya 1.185.419. "Jumlah suara sah 1.149.042, dan suara tidak sah 36.377. Total suara sah dan tidak sah 1.185.419," bebernya.
Rapat pleno tersebut dihadiri pihak KPU Kota Bandung, Panwaslu Kota Bandung, PPK dari 30 kecamatan, saksi tiap pasangan calon, dan tim kampanye. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 10.30 WIB hingga pukul 14.30 WIB. Penghitungan diawali Kecamatan Sukasari, dan diakhiri Kecamatan Mandaljati.
Ketua PPK dari 30 kecamatan bergiliran membacakan hasil rekapitulasi suara. Aher-Deddy meraih kemenangan di 18 kecamatan yakni Sukasari, Coblong, Sukajadi, Cidadap, Batununggal, Cibeunying Kidul, Kiaracondong, Cibeunying Kaler, Antapani, Bandung Kidul, Buahbatu, Rancasari, Arcamanik, Cibiru, Ujungberung, Gedebage, Panyileukan, dan Mandalajati. "Ini merupakan hasil rekapitulasi di tingkat Kota Bandung," tandas Evi. (Hasan/CNC)










