
Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Cirebon Blokir Jalur Pantura
Foto:CNC/MuamarKESAMBI (CNC),- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-83 di Cirebon diwarnai aksi unjuk rasa. Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Cirebon berunjuk rasa di perempatan jalan Pemuda, Kota Cirebon, Jum'at (28/10/2011). Mahasiswa menilai pemerintahan SBY selama tujuh tahun telah gagal.
Dalam aksinya pengunjuk rasa menutup ruas Jalan pantura. Mereka kemudian membakar ban bekas perisis di tengah-tengah perempatan jalan. Mahasiswa juga melakukan tahlilan dan doa bersama untuk bangsa agar lekas pulih dari keterpurukan. Akibatnya aksi tersebut arus lalu lintas terganggu. Petugas terpaksa mengalihkan kendaraan ke jalur lain.
Dalam orasinya, mahasiswa meminta SBY dan Budiono turun karena tidak dapat menyelesaikan berbagai problematika bangsa.
"SBY-Budiono justru telah membawa bangsa ini diambang kehancuran," kata Watino, koordinator aksi.
Inu menyebutkan sejumlah kegagalan SBY, di antaranya lemahnya penegakan hukum dan permasalahan kesejahteraan rakyat. Sebagai pemuda, dirinya akan menjadi garda terdepan membela hak-hak rakyat dan peduli akan kemajuan bangsa.
"Kalau bukan pemuda siapa lagi, karena pejabat kita yang duduk di eksekutif, legislatif dan yudikatif sudah tidak lagi membela rakyat," ujar Watino.
Aksi yang diakhiri dengan pembakaran replika keranda mayat yang berisi boneka yang menggambarkan SBY dan Budiono tersebut berakhir ricuh. Mahasiswa akhirnya bentrok dengan polisi yang berusaha membubarkan mahasiswa yang membuat lingkaran besar hingga menutup seluruh arus lalu lintas di jalur pantura kota Cirebon.
Akibat bentrokan tersebut sejumlah mahasiswa luka-luka dan beberapa diantaranya diamankan. Bentrokan mereda setelah mahasiswa yang ditangkap dibebaskan. (CNC-o003/Muamar/job)










