ASTANAJAPURAN, (CNC).- Semakin ketatnya persaingan dan kompetensi di dunia kerja dan industri mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menerapkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh dunia usaha dan industri. Kurikulum SMK yang tepat sasaran akan menghasilkan anak didik yang memiliki standar kemampuan/standar kompetensi yang siap pakai bagi dunia usaha dan industri.
Demi mencari rumusan kurikulum yang tepat sasaran, SMK Samudra Nusantara menggelar seminar dengan mengambil tema "Relevansi Pengembangan Kurikulum SMK Terhadap Tuntutan Dunia Kerja dan Industri" pada sabtu (19/2) yang bertempat di aula SMK Samudra Nusantara Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon.
Hadir sebagai pembicara dalam seminar Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Jawa Barat, Prof. DR. H. Moh. Wahyudin Zarkasyi,CPA., Prof. Y.L. Sukestiyarno, M.S, Ph.D ( PPs. UNNES), Ir. Handy Hariko (Kepala Dept. Training Astra Honda Traning Center) dan DR. Ir. Lilik Pujantoro, M.Arg (Ketua Dept. Pengembangan dan Riset IPB). Dengan menghadirkan peserta perwakilan SMK yang berada di wilayah III Cirebon.
Menurut Kepala Sekolah SMK Samudra Nusantara, Jahri Faidi menjelaskan, sasaran yang ingin digagas dari seminar ini adalah adanya rekomendasi yang berisi rumusan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. "Kami berharap kurikulum SMK ke depan adalah kurikulum yang dirumuskan berdasarkan hasil riset yang menghubungkan antara SMK dan dunia kerja dan industri, sehingga akredidasi dan uji kompetensi betul-betul menjadikan SMK menjadi tempat yang mampu menghasilkan lulusan yang siap pakai," kata Jahri menjelaskan.
Jahri tidak lupa mengucapkan terimasihnya kepada pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara seminar yang didukung penuh oleh Astra Honda Motor sebagai mitra SMKM. (Aa Angan/Job)










