Disbudparpora Kaji Kampung Adat Keputihan

0
571

SUMBER, (CNC).- Kampung Keputihan yang berada di Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon merupakan satu dari ratusan kampung di Indonesia yang masih mempertahankan adat istiadat dan budaya yang ditinggalkan leluhurnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbusparpora) Kabupaten Cirebon, H. Hartono mengaku Kampung Keputihan merupakan satu-satunya kampung di Kabupaten Cirebon yang masih memegang teguh, wasiat leluhurnya.

“Warga disana masih mempertahankan budaya aslinya. Dan setahu saya hanya ada satu di Cirebon, yaitu hanya Kampung Keputihan,” kata Hartono saat ditemui di Gor Ranggajati Sumber, Jumat (28/10).

Menurutnya, keberadaan Kampung Keputihan menjadi salah satu ikon dari Kabupaten Cirebon. Cirebon sendiri banyak memiliki tempat-tempat bersejarah yang dikenal oleh masyarakat luas. Disbusparpora pun saat ini tengah melakukan penelitian dan mengiventarisirnya.

“Kita menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk melakukan kajian lebih dalam,” jelas Hartono.

Kajian yang sedang dilakukan oleh berbagai perguruan tinggi itu melibatkan ahli arkeologinya dan ahli sosiologinya serta lainnya. Karena inventarisir dari lembaga yang berwenang sejauh ini belum ada.

“Sudah kami catat sebagai kampung yang memiliki budaya khusus. Dan kami akan usulkan ke Pemerintah Provinsi dan Pusat untuk dijadikan salah satu keunikan budaya di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Belum terdatanya dan ditetapkannya kampung keputihan ditingkat provinsi dan pusat sebagai kampung yang unik. Membuat kampong tersebut belum tersentuh, termasuk oleh pemerintah daerah. (Adk/CNC)

Komentar Anda

komentar

BAGIKAN