Jabar Minim Pebisnis Muda

0
786

BEKASI, (CNC).- Hari pertama sekolah pada 2013, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengkhususkan agenda kerjanya ke sekolah. Di hadapan sekitar 600 sisw SMA Negeri 1 Setu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jabar, Senin (7/1). Heryawan menyampaikan visi baru siswa masa kini dan mendatang: orientasi menjadi pebisn Gubernur Heryawan menegaskan, kemajuan Jabar dan Indonesia umumnya, ditentukan pertumbuhan dunia usaha. 

Semakin banyak pebisnis atau wirausaha, maka pertumbuhan ekonomi dan level kesejahteraan masyarakat dipastikan meningkat. Untuk memacu tingkat kesejahteraan suatu bangsa, Heryawan mengutarakan, juml pengusaha minimal empat persen dari total penduduk. Angka ini sudah dipenuhi Malaysia. Singapura mencapai delapan persen, China 11 persen, dan Amerika Serik 12 persen.

Dirinya mengatakan, secara kasat matapun tingkat kemakmuran di AS atau China -yang jumlah pengusahanya jauh lebih banyak–lebih baik dibanding Malaysia, apal Indonesia. “Indonesia masih tertinggal karena jumlah pengusahanya baru 0,8 persen. Karenan bila anak-anakku ingin menjadi penentu kemajuan Jabar maupun Indonesia, orient kalian adalah menjadi pengusaha. Bila dahulu kebanyakan pengen menjadi pegawa maka era sekarang dan mendatang adalah menjadi pengusaha,” tandasnya.

Untuk mengetahui respon para siswa SMAN 1 Setu, Heryawan lalu meminta yang berminat menjadi pebisnis setelah menyelesaikan pendidikan agar mengacungkan tangan. Dan, sebagian besar siswa mengacungkan tangan tanda setuju atas pembekalan visi masa depan oleh Gubernur Heryawan.

“Mari, mulai hari ini, silakan anak-anakku sekalian menggantungkan cita-cita seting mungkin. Ingat bahwa kemajuan Jabar dan Indonesia nanti ditentukan oleh pelajar hari ini, termasuk kalian yang di SMA Negeri 1 Setu,” tegasnya yang disambut tepuk tangan para siswa. (Hasan/Job)

Komentar Anda

komentar

BAGIKAN