Sampah Menumpuk di Saluran Irigasi

0
306
Material sampah kiriman dari daerah hulu menumpuk di irigasi Desa Kalisari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon. Foto diambil, Jumat (10/3/2017)

LOSARI, (CNC).- Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang menutupi saluran irigasi yang berada di Desa Kalisari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon.

Menurut warga setempat, Tatang Ali, keberadaan sampah di saluran irigasi sudah ada sejak menjelang musim hujan. Awalnya tidak begitu banyak sampah tetapi tidak pernah dilakukan pembersihan sampah oleh petugas yang biasanya memeriksa kondisi irigasi, hingga musim penghujan datang dan air irigasi setiap hari mengalir membawa ribuan kubik sampah dan menyangkut di jembatan Desa Kalisari.

“Karena dari awal tidak pernah dibersihkan akibatnya setiap banjir kiriman pasti membawa sampah dan menyangkut disini,” jelasnya, Jumat (10/3/2017).

Dikatakan Ali, berbulan-bulan tidak pernah ada yang melakukan pengecekan kondisi sampah diirigasi apalagi mengangkut sampahnya, akibatnya sampah menghalangi aliran sungai hingga setiap air pasang atau saat hujan besar membuat air meluap dan membanjiri rumah warga yang berada disekitar aliran sungai, dan ketika air disaluran irigasi mengering menjadi pemandangan yang tak sangat indah serta mengeluarkan aroma bau sampah yang tidak sedap

“Sudah mengakibatkan banjir, bau dan gak enak dilihat mata siapapun yang melintas jalan, karena kebenaran irigasi ini berada disebelah jalan poros empat desa di Losari,” keluhnya.

Ketika ditanya apakah pernah ada upaya pihak berwenang untuk membersihkan sampah-sampah tersebut, Ali mengakui memang pernah ada petugas yang datang kemudian mengangkut sampah-sampah tersebut tetapi hanya sekali angkut saja kemudian pulang dan tak kembali lagi karena mereka mengangkat sampah dari saluran irigasi dilakukan secara manual, warga berharap segera dilakukan pengerukan sampah dengan menggunakan alat berat atau kalau tidak lebih baik diurug untuk dijadikan kaplingan rumah warga.

“Kalau dilakukan secara manual sepertinya sudah tidak sanggup, sampah sudah menggunung dan memanjang sekitar 300 meter harus dilakukan dengan alat berat,” harap Ali.

Senada juga dikatakan Jamil, warga Desa Kalisari yang mengeluhkan jika selama ini dan bertahun-tahun rumahnya tidak pernah terkena banjir, namun dimusim hujan tahun ini rumahnya menjadi korban banjir, banjir disebabkan karena saluran irigasi dari irigasi Maneungteung menuju sungai Ambulu Losari tersendat dijembatan Desa Kalisari oleh ribuan kubiok sampah, imbasnya air disaluran irigasi meluap dan membanjiri rumah warga.

“Di sini baru tahun ini terkena banjir, dulunya kalau air saluran irigasi meluap yang terkena banjir di hilir saluran di Desa Ambulu karena saluran irigasi menyempi, tetapi musim hujan tahun ini warga disana tidak terkena banjir,” paparnya. (Wawi/CNC)

Komentar Anda

komentar

BAGIKAN